Banyak Orang Yang Memiliki Sifat Jahat Yang Awalnya Kita Pikir Hanya Ada Di Sinetron

Banyak Orang Yang Memiliki Sifat Jahat Yang Awalnya Kita Pikir Hanya Ada Di Sinetron

Bila kalian bertemu dengan orang yang sombong dan angkuh, kira-kira apa yang akan kalian lakukan? Atau bagaimana anda akan bersikap atau merespon orang seperti ini? Pasti akan merasa kesel, gemes. Kadang ada pikiran, yang ada ya orang seperti ini. Karena saat anda memperbesar ranah pertemanan anda, semakin besar lingkup pergaulan anda, anda akan semakin banyak mengenal orang dengan berbagai karakter. Bahkan karaktern yang anda pikir ini tidak ada atau hanya ada di sinetron.

Banyak Orang Yang Memiliki Sifat Jahat Yang Awalnya Kita Pikir Hanya Ada Di Sinetron

Di dunia nyata ada banyak sekali orang-orang yang memiliki banyak sikap yang dulunya saya sendiri pikir itu hanya ada di dunia perfilman. Tapi ternyata ada juga di dunia nyata. Mungkin di lingkungan saya tumbuh besar hanya sedikit yang begitu, ataupun ada tapi tidak kelihatan atau saya tidak notice karena masih kecil. Tapi saat saya mulai masuk kuliah. Mulai SMA, mulai terlihat teman-teman yang ambisius. Teman-teman yang ambisius untuk menjadi juara kelas, atau ambisius untuk mendapatkan perhatian dari guru atau orang lain, dengan menjatuhkan teman lain. Ada yang memanfaatkan kepintaran orang lain untuk keuntungan pribadinya.

Ada yang pelit akan membagi ilmu atau catatannya. Karena tidak ingin orang lain bisa lebih darinya. Atau mengatakan pada guru, oh teman ini dia tidak aktif dalam kelompok, atau tidak ada kontribusi, sehingga saat kerja kelompok, nilai nya bisa lebih tinggi dari yang lain. Ada-ada saja yang seperti ini. Dan saat presentasi kelas, ada-ada saja yang akan memberikan pertanyaan, bahkan sampai lari dari pembahasan, karena ingin mereka yang di depan tidak dapat menjawab, dan mendapat nilai rendah. Ada-ada saja.

Dan saat saya pribadi kuliah di bandung. Pertama kali merantau danĀ  jauh dari orang tua dan sahabat-sahabat saya. Saya harus beradaptasi dengan lingkungan yang baru, beradaptasi dengan kebiasaan orang-orang sekitar yang notabene sangat berbeda dengan orang di daerah ku. Dan itu sangat sulit, dan semakin banyak lagi yang saya belajar. Dan ternyata tidak selamanya orang yang memiliki logat kalem, bersikap lemah lembut di depan, dibelakang juga begitu. Kadang mereka bisa lebih jahat daripada orang yang memiliki logat ngegas.