Arsip Kategori: Sepak Bola

Kaleem Ullah Khan Seorang Pemain sepakbola Terkenal Dari Pakistan

Kaleem Ullah adalah pemain sepak bola Pakistan terkenal yang Lahir pada tanggal 20 September 1992, di Chaman. Ia adalah lulusan sekolah tinggi pemerintah Chaman. Kaleem Ullah memegang latar belakang keluarga sporty karena ia adalah sepupu dari pencetak gol tertinggi dan mantan kapten tim nasional Pakistan, Muhammad ESSA Khan. Kaleem Ullah Khan adalah pemain sepak bola Pakistan pertama yang telah menandatangani sebuah agensi manajemen sepak bola internasional yang dikenal sebagai Korastars Sports Agency. Ia menandatangani kontrak untuk bermain untuk agensi ini pada 2015.

Ia bermain untuk K-Electric atas dasar pinjaman dari tim nasional Pakistan dan Tulsa Roughnecks. Dia bermain sebagai gelandang atau penyerang dan juga telah melakukan berbagai peran menyerang Apakah itu Gelandang serang, penyerang tengah, Striker kedua atau di kedua sayap. Dia memiliki potensi yang kuat dan semangat untuk sepakbola di dalam dirinya dan telah membuat namanya dalam waktu yang sangat singkat. Dia selalu dipuji karena stamina, konsistensi, kerja keras dan posisi yang tepat dalam mencetak gol dan menciptakan banyak gol.

Sukses Dalam Karir

Pada 2011, Khan mencatatkan rekor mencetak 77 poin di Liga utama Pakistan. Dia juga memenangkan Liga Premier Pakistan dengan Khan Research Laboratories. Pada tahun yang sama, Kaleem Ullah bermain dengan KRL dan juga memenangi Piala Challenge dengan kemenangan emas 1-0 melawan rival K-Electric. Pada musim 2013, ia memenangkan gelar liga keempatnya dan juga gelar liga terakhir. Di Piala Presiden AFC yang diadakan pada tahun 2013, Kaleem Ullah Khan dinyatakan sebagai pemain terbaik di Liga Primer Pakistan karena penampilannya yang penuh gairah tidak hanya di dalam negeri tetapi juga secara internasional. Ia juga dianugerahi pemain tahun ini oleh Federasi Sepak bola Pakistan pada tahun yang sama.

Khan memulai karier internasionalnya pada 2010 ketika ia bermain di tim u-23 untuk permainan Asia 2010. Dia mewakili Pakistan di berbagai tingkat pemuda dan juga mendapat sukses dalam membuat debutnya di babak penyisihan grup 6-0 melawan Thailand. Dia juga mencetak satu gol dan mendapatkan tujuh Caps untuk tim. Pada tanggal 4 Maret 2011, sebelum kualifikasi, Kaleem Ullah Khan mendapatkan topi senior pertamanya untuk Pakistan dalam pertandingan imbang 0-0 melawan Palestina. Dalam permainan ini, di Stadion Punjab, ia melakukan debutnya sebagai pemain pengganti.

Pep Guardiola Beri Bocoran Untuk Masa Depannya di Manchester City

Pep Guardiola Beri Bocoran Untuk Masa Depannya di Manchester City

Pep Guardiola dikabarkan akan meninggalkan jabatannya sebagai manajer di Manchester City yang belakangan ini menguat kabar berita tersebut. Pada beberapa isu itu ada beberapa pemicu yang menyebabkannya. Di antara yang paling terlihat salah satunya merupakan penampilan Manchester City yang mulai menurun yang pada khususnya di Liga Inggris saat ini.

Manchester City pada musim ini dalam persaingan menuju tangga juara liga. Jika dibandingkan dengan musim yang lalu. Saat ini Manchester City memiliki jarak 14 poin dari pemuncak klasemen yaitu Liverpool.

Pep Guardiola sendiri juga menganggap jarak tersebut sangat jauh walaupun mereka ada pada peringkat dua klasemen saat ini. Liverpool telah mengoleksi 61 poin, sedangkan Manchester City telah mengoleksi 47 poin.

Pada fakta yang terjadi untuk istri dan juga putri dari Pep Guardiola kembali menuju Barcelona  pada musim dingin ini dan menjadi rumor yang semakin memperkuatnya, juga kemungkinan untuk istri dan putri dari Pep Guardiola hanya dapat bersifat sementara saja.

Beberapa kali Pep Guardiola menampik rumor kepindahannya dari Manchester City. Tetapi selama itu juga kabar Pep Guardiola akan pergi dari Manchester City menguat kembali.

“Bertahan disini saya 100%, kecuali mereka memecat saya saat ini, juga mereka sudah tidak menyukai saya,”kata Pep Guardiola.

“Sudah berkulang kali saya mengatakannya, kami bukan karena memenangi dua pertandingan yang terkhir saja, dan maafkan saya akan terus bertahan saat ini,”ucap Pep Guardiola dikutip dari Manchester Evening News.

“Bekerja bersama mereka saya sangat menyukai dan menikmatinya. Juga saat itu menjadi buruk seperti saat ini, maka saya tidak akan pergi menuju mana saja. Untuk selalu menang tidak ada manajer seperti itu. Kami terkadang juga bisa kalah , apa yang dapat kami lakukan adalah menjadi lebih baik dari saat ini, menjadi sederhana,”tambah Pep Guardiola.

Manchester City saat ini dalam kondisi cukupo baik. The Citizen juga selalu menang dalam lima laga terakhirnya pada semua ajang kompetisi. Untuk hal itu menjadi modal Manchester City agar dapat terus menang.

Jaap Stam Dan Mark Van Bommel Pemain Bintang Sepakbola Paling Kasar Yang Jadi Legenda

Jaap Stam Dan Mark Van Bommel Pemain Bintang Sepakbola Paling Kasar Yang Jadi Legenda

Berikut Ini dua pemain bintang sepakbola dalam sejarah yang bermain kotor dan keras mereka adalah Jaap Stam dan Mark Van Bommel.

Jaap Stam

Jaap Stam dia adalah pemain Manchester United yang temperamen dan kasar, namun bukanlah dia yang hanya bermain kasar dan ada satu lagi pemain Manchester United yang mempunyai karakter sama yaitu Roy Keane. Jaap Stam adalah bek andalan Manchester United saat sebelum memasuki era Rio Ferdinand juga Vidic dan Nemanja Matic. Jaap Stam, botak, berbadan tinggi, besar, juga kuat.

Jaap Stam Dan Mark Van Bommel Pemain Bintang Sepakbola Paling Kasar Yang Jadi Legenda

Jaap Stam Dan Mark Van Bommel Pemain Bintang Sepakbola Paling Kasar Yang Jadi Legenda

Ada satu hal berbeda bersama Roy Keane yaitu posisi mereka. Jaap Stam bermain menjadi bek tengah di United. Menjadi seorang bek tengah bersama Mancester United, Jaap Stam bagaikan tembok besar juga sangat sulit ditembus lawan pada pertandingan. Jaap Stam juga piawai pada bola atas juga sulit jika dilewati saat lewat bola bawah saat menghadapinya. Jaap Stam bermain sangat keras juga tidak hanya dilakukannya di Liga Inggris, namun pada laga persahabatan saat melawan legenda Bayern Munchen, Jaap Stam juga tidak mengubah permainanya yang sangat keras dan kasar.

Mark Van Bommel

Mark Van Bommel bermain bersama tim seperti Bayern Munchen, AC Milan, PSV Eindhoven juga Timnas Belanda, akan selalu ada dan belum pernah lepas dari sebuah kontroversi untuk Mark Van Bommel. Semua itu tidak lain karena disebabkan Mark Van Bommel selalu melakukan pelanggaran yang tidak perlu juga cenderung kasar untuk pemain lawan dan menjadi kontroversi. Mark Van Bommel banyak orang yang membencinya untuk aksinya pada saat pertandingan.

Jaap Stam Dan Mark Van Bommel Pemain Bintang Sepakbola Paling Kasar Yang Jadi Legenda

Jaap Stam Dan Mark Van Bommel Pemain Bintang Sepakbola Paling Kasar Yang Jadi Legenda

Sudah beberapa tahun Mark Van Bommel bermain pada posisi gelandang dan pasti membuat resah para lawan saat bertanding. Tidak dapat terhitung sliding juga aksi keras yang lain yang sudah dilakukan oleh Mark Van Bommel agar mencegah lawan bertanding untuk memasuki garis pertahanannya. Mark Van Bommel gaya bermainnya sangat kasar dan keras, namun dapat diakui jika pelanggaran Mark Van Bommel dilakukannya dengan efektif dan tepat.

Jose Mourinho Diberi Kartu Kuning Saat Laga Southhampton vs Tottenham Hotspur, Mourinho: Saya Cuma Tak Sopan Pada Seorang Idiot (Tolol)

Jose Mourinho Diberi Kartu Kuning Saat Laga Southhampton vs Tottenham Hotspur, Mourinho: Saya Cuma Tak Sopan Pada Seorang Idiot (Tolol)

The Lilly Whites menelan kekalahan saat bertandang ke markas Southampton, St Mary’s Stadium,  Rabu (1/1), pada pekan ke -21 Liga Inggris 2019/2020. Tottenham Hotspur kalah dengan skor 0-1 dengan kemengan Shouthampton.

Tetapi bukan kekalahan The Lilly Whites yang menjadi bahan perhatian saat ini, melainkan kartu kuning yang diterima oleh Jose Mourinho sang pelatih Hotspurs dari wasit Mike Dean pada penghujung pertandingan.

Mourinho Intip Taktik Southampton

Mike Dean bukan tanpa alasan menghukum Jose Mourinho dengan kartu kuning karena pelatih asal Portugal tersebut dianggap melakukan pelanggaran cukup berat saat laga pertandingan masih berlangsung. Hasil tangkapan kamera saat itu Jose Mourinho kedapatan masuk area teknis tim lawan, Mourinho mendekati salah satu staf pelatih Ralph Hasenhuttl juga berusaha melihat catatan taktik Shouthampton.

Kejadian itu terjadi saat seusai gol Harry Kane yang dapat membawa The Lilly Whites menyamakan keadaan namun dianulir  wasit. Harry Kane dianggap sudah lebih dulu berada pada posisi offside sebelum ia sukses mencetak gol ke gawang Shouthampton, yang tepatnya saat pertandingan hanya menyisakan waktu 15 menit menuju akhir laga.

Tanggapan Mourinho

Selesai laga Jose Mourinho pada sesi jumpa pers mengakui jika dirinya memang layak diberi kartu kuning oleh wasit.

“Kartu kuning itu fair karena saya telah berlaku tidak sopan,” ucap Mourinho, sebagaimana dikutip dari Sport Bible (2/1/2020).

“Namun saya hanya tidak sopan pada seorang idiot (tolol),” sambung Jose Mourinho.

Sampai berita ini disebarluaskan belum jelas siapakah sosok yang dimaksud oleh Jose Mourinho tersebut.

Dampak pada Papan Klasemen Liga Inggris

Dengan hasil kekalahan laga pada pertandingan Southampton – Tottenham Hotspur 1-0 (1/1), The Lilly Whites harus rela terdiam pada peringkat 6 klasemen Liga Primer Inggris 2019/2020 pada perolehan 30 poin. Sementara Southampton berhasil naik ke peringkat 11 bersama koleksinya 25 poin klasemen Liga Inggris 2019/2020.

Susunan pemain Southampton vs Tottenham Hotspur (1/1):

Southampton (4-4-2) : Cedric Soares, Alex McCarthy, Jack Stephens, Ryan Bertrand, Jan Bednarek, Stuart Armstrong (Oriol Romeu), James Ward Prowse, Pierre Hojbjerg, Moussa Djenepo (Shane Long), Danny Ings (Michael Obafemi), Nathan Redmond.

Cadangan: Jannik Vestergaard, Maya Yoshida, Shane Long, Che Adams, Oriol Romeu, Michael Obafemi, Angus Gunn.

Pelatih: Ralph Hasenhuttl

Tottenham Hotspur (4-2-3-1) : Ryan Sessegnon, Paulo Gazzaniga, Jan Vertonghen, Serge Aurier, Toby Alderweireld, Tanguy Ndombele (Giovani Lo Celso), Christian Eriksen, Moussa Sissoko, Dele Alli, Harry Kane (Erik Lamela), Lucas Moura.

Cadangan: Davinson Sanchez, Harry Winks, Erik Lamela, Michel Vorm, Giovani Lo Celso, Oliver Skipp, Japhet Tanganha.

Pelatih: Jose Mourinho