Arsip Tag: rencana berpikir

Melatih Untuk Berpikir Seadanya, Merencanakan Secukupnya

Melatih Untuk Berpikir Seadanya, Merencanakan Secukupnya

Saat anda mencintai seseorang, anda harus menyiapkan diri anda untuk sakit. Saat anda mulai menjalani hubungan dengan seseorang, anda harus siapkan hati anda untuk kehilangan. Saat anda sedang berproses menuju impian anda, siapkan diri anda untuk jatuh. Ini bukan berarti anda seorang yang pesimis atau skeptis. Tapi ini adalah bentuk sikap dewasa. Karena anda menyiapkan segala sesuatu sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan. Karena jika berbicara soal hal yang diinginkan, anda pasti akan selalu siap, tidak memerlukan effort banyak untuk menerima hal yang sudah kita inginkan atau nantikan. Tapi untuk menerima sesuatu yang tidak diinginkan itu membutuhkan usaha yang besar dan persiapan yang panjang.

Jangan Berpikir Terlalu Banyak, Jangan Merencanakan Sesuatu Yang Berlebihan

Kita sebagai manusia, yang berakal budi, memiliki kemampuan untuk berpikir, pasti akan memiliki banyak hal yang dipikirkan. Baik itu hal yang penting atau hal sepele. Berpikir itu bagus. Karena sebelum kita bertindak, melangkah, memutuskan pasti akan berpikir dulu, mempertimbangkan dulu. Dan ini baik. Tapi jika terlalu banyak yang dipikirkan juga tidak baik. Cukup memikirkan apa yang harus dan perlu anda pikirkan. Jika itu tidak perlu, jangan paksakan untuk dipikirkan, apalagi sampai menguras waktu dan tenagamu untuk memikirkan apa yang tidak perlu anda pikirkan.

Cukup pikirkan yang masih di wilayah mu, ranah mu. Jika itu sudah bukan daera teritorial anda, jangan ikut campur, jangan mempersulit. Jika itu bukan kewajibanmu, jangan pusingkan. Karena ini yang akan memicu stres dan depresi. Dan soal rencana. Semua orang pasti memiliki rencana, pasti akan berencana. Merancang masa depan. Berencana untuk 1-3 bulan kedepan. Dan banyak lagi. Berencana adalah hal penting. Tapi jika sudah berlebihan juga tidak baik. Berencana yang berlebihan, memikirkan sesuatu yang terlalu jauh kedepan hanya akan membuat kekhawatiran, dan skeptis.

Sehingga jika itu diteruskan, malah akan menimbulkan skeptis pada kemampuan diri sendiri. Dan ini tidak lah baik. Berencana seperlunya, pikirkan kemungkinan terbaik dan terburuk, dan apa yang akan anda lakukan next nya, jika hal itu terjadi. Jika sudah, ya sudah, berhenti. Sampai di situ saja. Jangan ditambah lagi. Karena masa depan tidak ada yang tahu. Kita hanya bisa menjalani.

Dan masa depan pun masih bisa berubah. Bisa saja di tengah perjalanan ada perubahan, sehingga anda harus merubah lagi rencana. Jadi jika anda sudah merencanakan hal yang sangat panjang, tapi tiba-tiba ada perubahan, bukannya malah membuat anda capek sendiri. Jadi berpikir dan berencana seadanya saja.